15 Buah Pemikiran Terakhir Widjajono Partowidagdo

15 Buah Pemikiran Terakhir Widjajono Partowidagdo
Widi Agustian – Okezone, Sabtu, 21 April 2012 17:28 wib

  • Ketergantungan yang berlebihan terhadap minyak dan luar negeri adalah ketidakmandirian. 
  • Tidak menggunakan energi yang kita miliki secara optimal adalah tidak bijaksana. 
  • Mengkonsumsi energi yang mahal tetapi tidak mengkonsumsi energi murah yang kita miliki adalah kebodohan. 
  • Cara meminimalkan subsidi BBM untuk transportasi dan listrik adalah dengan sesedikit memakai BBM. 

Akibatnya, Indonesia mempunyai dana lebih banyak untuk membuat Indonesia lebih cepat menjadi negara terpandang di dunia.

JAKARTA – Wakil Menteri Widjajono Partowidagdo meninggal dalam pendakian di Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat (NTB) hari ini. Sebelum meninggal, pria yang akrab disapa Pak Wid ini mengutarakan 15 hasil pemikirannya terkait BBM subsidi.

Dalam tulisan yang dia buat awal bulan April ini, dia menyebutkan, waktu harga BBM Rp6 ribu per liter, sudah banyak yang berpindah ke busway dan transportasi umum. Begitu harga BBM Rp4.500 per liter maka kembali naik kendaraan pribadi lagi.

Orang tidak menghemat energi tetapi menghemat uang. Program konversi minyak tanah ke BBG berhasil karena subsidi minyak tanah dihilangkan. Program jarak pagar dan konversi premium ke BBG belum berhasil karena premium harganya Rp4.500 per liter (disubsidi).

Kalau seseorang menyikapi kenaikan harga BBM dengan arif maka pengeluarannya justru berkurang kalau pada hari-hari kerja dia menggunakan transportasi umum dan hanya menggunakan mobil pribadi di akhir pekan atau silaturahmi. Pengguna transportasi umum adalah Patriot karena menghemat uang negara, menghemat energi dan polusi.

Dia mengatakan, penghematan yang serius dapat dilakukan dengan penghematan subsidi harga BBM di mana subsidi lebih diutamakan untuk yang membutuhkan, penghematan pemakaian energi baik dengan teknologi maupun penggunaan transportasi umum, juga memakai energi non-BBM yang lebih murah, dan tersedia di dalam negeri sebagai berikut:

1. Perlu peraturan bahwa pertamax wajib untuk mobil pribadi 1.500cc ke atas.

2. Perlu peraturan bahwa premix wajib untuk mobil pribadi di bawah 1.500cc. Premix adalah campuran 50 persen premium dan 50 persen pertamax dengan harga rata-ratanya. Cara lain adalah mobil pribadi di bawah 1.500cc harus membeli pertamax dulu sebelum membeli premium dalam jumlah yang sama di SPBU.

3. Perlu peraturan bahwa premium hanya untuk angkutan umum dan sepeda motor.

4. Penghematan untuk bensin sampai di atas 30 persen oleh HHO dengan alat seharga Rp800 ribu ditemukan oleh Prof Djoko Sungkono dari ITS.

5. Penghematan untuk diesel dengan larutan Penghemat BBM SF Turbo 1 ditemukan oleh Pak Faisal dari Palembang. Ini bagus untuk transportasi umum dan truk, termasuk truk batu bara.

6. Penggunaan tabung LPG 3 kg untuk nelayan melaut perlu disebarluaskan.

7. Transportasi umum mobil ditingkatkan kuantitas maupun kualitasnya supaya masyarakat mau pindah dari menggunakan kendaraan pribadi pada hari-hari kerja ke transportasi umum dan hanya menggunakan pada akhir pekan. Busway di Jakarta memerlukan armada yang jauh lebih banyak.

8. Pemakaian kereta api ditingkatkan kuantitas maupun kualitasnya baik untuk dalam kota maupun antar kota termasuk untuk angkutan barang dan batu bara.

9. Medco memberi converter kit untuk CNG (Compressed Natural Gas) yang harga keekonomian CNG-nya Rp4.100 per liter (kalau disubsidi Rp1.000 maka harganya Rp3.100) untuk stafnya dan menyediakan bus kantor untuk pegawainya. Kalau kebanyakan perusahaan berperilaku seperti Medco maka Jakarta tidak macet. Daerah luar Jawa penghasil Migas bisa beralih ke BBG lebih cepat.

10. Perlunya penghematan pemakaian listrik dengan memakai lampu dan peralatan hemat energi dan mematikannya apabila tidak diperlukan.

11. Kamis 5 April 2012 Wakil Menteri Perhubungan dan penulis mengunjungi SPBG di Surabaya. Pak Marsaid, Technic & Operation Director CNG pemilik SPBG (Mother Station) menjelaskan bahwa SPBU dapat digunakan untuk Daughter Station BBG dengan mengizinkannya menjual BBG. Untuk itu, hanya dibutuhkan lahan 3×6 meter untuk menaruh trailer dan dispenser. Keuntungan dibagi antara Mother (Ibu) dan Daughter (Putri) Stations. Pak Marsaid juga menganjurkan Subsidi Rp1.000 per Isp (liter setara premium) untuk CNG supaya harga jualnya masih menarik walaupun harga BBM subsidi Rp4.500. Subsidi gas Rp1.000 jauh lebih menghemat dari subsidi BBM Rp5.000 (harga premium tanpa subsidi Rp9.500). LNG dari luar Jawa dapat diterima oleh trailer-trailer LNG (tanpa diregasifikasi menjadi CNG) di pelabuhan. Mengangkut LNG (cair) ke konsumen membutuhkan ruangan lebih sedikit dari mengangkut CNG. Juga dianjurkan menggunakan LNG untuk truk maupun transportasi umum jarak jauh di Jawa, Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan. Mohon diingat bahwa pengalihan minyak tanah ke LPG di masa lalu menghemat lebih dari Rp50 trilioun per tahun. Saat ini tidak ada yang mau menggunakan minyak tanah untuk memasak apabila ada LPG.

12. Memaksimalkan pemanfaatan batu bara, panas bumi, air, bioenergi untuk listrik dengan diatasi kendala-kendalanya. Harap diingat bahwa biaya listrik dari batu bara, panas bumi dan air hanya seperempat biaya listrik dari BBM.

13. 11 Maret 2012 Wakil Menteri Pertanian dan penulis mengunjungi Pesantren Sunan Drajat di Lamongan dan melihat pengembangan Kemiri Sunan di sana. Kemiri Sunan ini disamping baik untuk penghijauan sehingga mencegah banjir dan tanah longsor juga buahnya bisa dibuat biodiesel yang dapat menjadikan suatu desa disamping asri juga mandiri energi. Pesantren mempunyai jaringan di seluruh Indonesia dan menurut informasi jumlahnya sekitar 20.000 di Indonesia. Memaksimalkan pemanfaatan kemiri sunan untuk reklamasi tambang, penghijauan dan energi (biodiesel).

14. Memaksimalkan pemanfaatan energi surya, angin, arus laut, mikro hidro untuk daerah-daerah terpencil terutama Indonesia Bagian Timur.

15. Akan lebih banyak uang yang dihemat apabila kita bisa meminimalkan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), mengoptimalkan Penerimaan Pemerintah dan mengefisienkan Pengeluaran Pemerintah.

Ketergantungan yang berlebihan terhadap minyak dan luar negeri adalah ketidakmandirian. Tidak menggunakan energi yang kita miliki secara optimal adalah tidak bijaksana. Mengkonsumsi energi yang mahal tetapi tidak mengkonsumsi energi murah yang kita miliki adalah kebodohan. Cara meminimalkan subsidi BBM untuk transportasi dan listrik adalah dengan sesedikit memakai BBM. Akibatnya, Indonesia mempunyai dana lebih banyak untuk membuat Indonesia lebih cepat menjadi negara terpandang di dunia.

“Dengan mengurangi ketergantungan BBM maka Insya Allah Indonesia menjadi lebih baik,” tutup dia. (wdi)

15-buah-pemikiran-terakhir-widjajono-partowidagdo

Merekayasa Daftar Hadir Sekolah

Merekayasa Daftar Hadir Sekolah, 50 Siswa Dipecat
Pieter P Gero | Agus Mulyadi | Kamis, 19 April 2012 | 23:18 WIB

BERKELEY, KOMPAS.com — Puluhan siswa Barkeley High School bakal dipecat atau diusir karena merekayasa daftar hadir sekolah.

Pejabat sekolah di California, Amerika Serikat, sebagaimana dikutip kantor berita AP, Kamis (19/4/2012), menyebutkan, para siswa ini berhasil menembus sistem komputer sekolah, dan kemudian mengganti daftar hadir mereka.

Kepala sekolah, Pasquale Scuderi, menegaskan, 50 siswa itu akan dipecat dan dua atau tiga siswa akan diusir. Rekayasa daftar hadir ini dilakukan setelah sejumlah siswa itu bisa membuka kata kunci sistem komputer administrasi sekolah. Mereka kemudian menjual peluang ini kepada siswa lain yang punya catatan daftar hadir yang buruk karena sering membolos.

Mereka kemudian melakukan perubahan daftar hadir antara bulan Oktober 2011 sampai Januari 2012. Dengan merekayasa daftar hadir, para siswa ini bisa bolos tanpa diketahui orangtua mereka karena daftar hadir ini akan dilaporkan kepada orangtua siswa.

Scuderi menegaskan, pihak sekolah menemukan adanya aksi ini sebelum libur musim semi pada 2 April. Mereka kini terus melacak keseluruhan dari 3.200 siswa sekolah untuk memastikan siapa saja yang terlibat dengan kemungkinan dipecat atau diusir.

Merekayasa.Daftar.Hadir.Sekolah.50.Siswa.Dipecat
berkeley-high-students-busted-class-attendance-sca/nMc2h/
Berkeley-High-School-Principal-Reveals-Student-Tampering-with-Attendance-Records—By-Laura-Dixon-BCN-and-Planet

Bertemu Ibunya berkat Google Earth

Anak Hilang Bertemu Ibunya berkat Google Earth
Egidius Patnistik | Selasa, 17 April 2012 | 06:46 WIB

Seorang bocah India yang tersesat lalu hilang dari keluarganya tahun 1986 akhirnya bertemu lagi dengan keluarganya 25 tahun kemudian dengan menggunakan foto satelit.

SAROO, nama bocah itu, baru lima tahun usianya ketika tersesat. Dia bepergian bersama kakaknya yang bekerja sebagai penyapu di kereta api India. “Ketika itu sudah larut malam. Kami turun dari kereta, dan saya sangat lelah sehingga saya duduk di sebuah stasiun kereta api, dan akhirnya saya tertidur,” tutur Saroo seperti dilaporkan BBC, Jumat lalu.

Tidurnya itu mengubah sisa hidupnya. “Saya pikir kakak saya akan kembali dan membangunkan saya, tapi ketika saya terbangun ia tidak terlihat.

Saya melihat sebuah kereta api di depan saya dan berpikir, ia pasti di dalam kereta itu. Jadi, saya masuk ke kereta itu dan berharap saya akan bertemu saudara saya.”

Namun, Saroo tidak menemukan saudaranya di kereta tersebut. Sebaliknya, ia tertidur lagi dan terkejut ketika terbangun 14 jam kemudian. Ia pada awalnya tidak menyadari kalau ia telah tiba di Kalkutta, kota ketiga terbesar India dan terkenal karena kekumuhannya.

“Saya sangat takut. Saya tidak tahu di mana saya berada. Saya mulai mencari orang dan bertanya kepada mereka.”

Segera dia merasa tidak nyaman. “Itu merupakan tempat yang sangat menakutkan. Saya pikir, tidak ibu atau ayah yang ingin anak mereka yang berusia lima tahun mengembara sendirian di daerah kumuh dan stasiun kereta api Kalkutta.”

Saroo kecil harus belajar untuk mengurus dirinya sendiri. Ia menjadi pengemis, menjadi salah satu dari banyak anak yang mengemis di jalanan kota. “Saya harus sangat hati-hati. Anda tidak bisa mempercayai siapa pun.” Pernah ia didekati seorang pria yang menjanjikannya makanan dan tempat tinggal, serta akan mengembalikannya ke rumah. Tetapi, Saroo curiga. “Pada akhirnya, saya pikir dia akan melakukan sesuatu yang tidak baik terhadap saya, jadi saya lari,” tuturnya kepada BBC.

Ia beruntung karena pada akhirnya bisa keluar dari jalanan. Ia diambil sebuah panti asuhan, yang lalu menawarkan dia untuk diadopsi. Dia kemudian diadopsi oleh keluarga Brierleys, pasangan dari Tasmania. “Saya akhirnya menerima bahwa saya telah tersesat dan saya tidak bisa menemukan jalan kembali ke rumah, jadi saya pikir ke Australia merupakan hal yang bagus.”

Saroo hidup tenang di rumah barunya. Namun, ketika semakin dewasa, keinginan untuk menemukan keluarga aslinya semakin kuat. Masalahnya, sebagai seorang bocah lima tahun yang ketika itu masih buta huruf, ia tidak tahu nama kota tempat asalnya. Yang dia miliki hanya kenangan dalam ingatannya. Maka, ia mulai menggunakan Google Earth untuk mencari tempat kelahirannya.

“Itu seperti menjadi Superman. Anda bisa pergi dan mengambil foto berdasarkan ingatan dan bertanya, ‘Apakah ini cocok?’ Dan ketika Anda mengatakan, ‘Tidak’, Anda terus mencari dan mencari dan mencari.”

Akhirnya Saroo menemukan strategi yang lebih efektif. “Saya mengalikan waktu saat saya berada di dalam kereta api, sekitar 14 jam, dengan kecepatan kereta api India dan saya mendapatkan sebuah jarak kasar, sekitar 1.200 km.”

Dia lalu menggambar sebuah lingkaran di peta dengan pusatnya di Kalkutta, dengan radius berdasarkan jarak yang dia pikir telah dia tempuh dalam perjalanan itu. Hebatnya, dia segera menemukan apa yang ia cari: Khandwa. “Ketika saya menemukannya, saya perbesar. Saya menelusurinya hingga ke air terjun di mana dulu saya bermain.”

Segera setelah itu ia pergi ke Khandwa, kota yang telah ia temukan secara online. Dia menelusuri jalanan kota itu dengan kenangan masa kecilnya. Akhirnya ia menemukan rumahnya sendiri di kawasan Ganesha Talai. Tetapi, rumah itu tidak seperti yang ia harapkan. “Ketika saya sampai di pintu, saya melihat sebuah gembok di sana. Rumah itu terlihat tua dan usang, seakan-akan tidak ada orang yang pernah tinggal di situ untuk waktu yang cukup lama.”

Saroo punya foto dirinya ketika ia masih bocah dan dia masih ingat nama keluarganya. Seorang tetangga mengatakan, keluarganya telah pindah.

“Seorang lain datang dan kemudian orang ketiga muncul, dan ketika itulah saya merasa bahagia. Orang itu berkata, ‘Tunggu di sini sebentar dan saya akan kembali’. Dan ketika ia kembali setelah beberapa menit, dia berkata, ‘Sekarang saya akan membawa kamu ke ibumu.'”

“Saya merasa mati rasa dan berpikir, ‘Apakah saya sedang mendengarkan apa yang saya pikirkan akan saya dengarkan?'” Saroo kemudian dibawa untuk menemui ibunya yang berada di dekat situ.

Pada awalnya, ia tidak mengenali ibunya. “Terakhir kali saya melihatnya saat dia berusia 34 tahun dan dia seorang perempuan cantik, saya lupa bahwa usia membuat perubahan. Tetapi, struktur wajah itu masih bertahan dan saya mengenalinya dan saya berkata, ‘Ya, kamulah ibu saya’.”

“Dia memegang tangan saya dan membawa saya ke rumahnya. Dia tidak bisa mengatakan apa-apa kepada saya. Saya pikir, dia juga mati rasa seperti saya. Dia mengalami sedikit kesulitan ketika memegang anaknya, setelah 25 tahun, yang tiba-tiba saja muncul kembali seperti hantu. ”

Meskipun sudah lama takut bahwa putranya meninggal, seorang peramal mengatakan kepada ibunya bahwa suatu hari dia akan melihat putranya itu lagi. “Saya pikir peramal itu memberinya sedikit energi untuk bertahan hidup dan menunggu hari itu datang.”

Bagaimana dengan saudara Saroo, yang dulu bepergian bersama dia?

Sayangnya, kabar tentang dia bukanlah kabar baik. “Sebulan setelah saya menghilang, kakak saya ditemukan di tewas di jalur kereta api,” tutur Saroo seperti dikutip BBC. Ibunya tidak pernah mengetahui apakah ada kesengajaan atau apakah anak itu hanya terpeleset dan jatuh di bawah kereta.

“Kami sangat dekat dan ketika saya keluar dari India, hal yang membuat saya sedih adalah mengetahui kakak saya sudah meninggal.”

Selama bertahun-tahun, Saroo Brierley pergi tidur dengan harapan bahwa ia bisa melihat ibunya lagi dan keluarga aslinya. Sekarang dia mendapatkan itu. Ia merasa sangat bersyukur. Dia kini terus berhubungan dengan keluarganya yang baru ditemukannya lagi. “Hal itu telah mengangkat beban dari bahu saya, saya tidur jauh lebih baik sekarang.”

Ada sesuatu yang lain lagi yang membuatnya tidur lebih baik sekarang. Sejumlah penerbit dan produser film kini mulai tertarik pada kisahnya yang luar biasa itu.

Sumber :BBC

Anak.Hilang.Bertemu.Ibunya.berkat.Google.Earth
lost-indian-boy-saroo-finds-mother-google-earth
http://www.youtube.com/watch?v=aNYevwEZ84o

nasib hakim

Mogok Sidang
Andi Saputra – detikNews
Senin, 09/04/2012 08:08 WIB

Jakarta Ancaman mogok sidang bukan hisapan jempol. Saat ini 4 ribu hakim di pelosok nusantara tinggal menunggu komando mogok sidang agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan pejabat negara tersebut.

“Saya pastikan seluruh hakim dari daerah se Indonesia siap mogok sidang. Jumlahnya sekitar 4 ribuan,” kata Kepala Pengadilan Negeri (PN) Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Achmad Pentensili saat dihubungi detikcom, Senin (9/4/2012).

Mogok sidang ini bagian dari perjuangan hakim untuk mendapat kesejahteraan sesuai amanat UU. Dalam UU secara tegas disebutkan bahwa hakim merupakan pejabat negara, bukan PNS. “Lebih dari sekedar menuntut kesejahteraan, tetapi bagaimana negara ini menjadikan Indonesia sebagai negara hukum,” ujar hakim yang pernah bertugas di Ponorogo, Jawa Timur ini.

Sebagai langkah awal, perwakilan para hakim daerah saat ini berkumpul di Jakarta. Rencananya mereka akan menyalurkan tuntutannya kepada Mahkamah Agung (MA), Komisi Yudisial (KY), Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi III DPR serta instansi terkait. Mereka juga akan ‘curhat’ kepada civil society untuk mendapatkan dukungan yang lebih luas.

“Saatnya hakim bersuara, setelah lama tak di anggap oleh negara. Motto kami, Mogok Sidang Yes! Sogok Sidang No!,” kata penggagas aksi gerakan mogok sidang, hakim Sunoto.

Dukungan para hakim di seantero nusantara begitu menggelora. Meski tidak ikut menggeruduk Jakarta, mereka menaruh harapan sangat besar akan perubahan para hakim di Indonesia.

“Selamat berjuang rekan-rekan. Doa kami selalu menyertai langkah rekan-rekan. Semoga Allah akan memudahkan perjuangan kita. Tetap semangat dan jangan pernah ragu karena masih ada ribuan hakim yang mendukung rekan-rekan seperjuangan.Salam perjuangan,” ujar seorang hakim di situs jejaring sosial.

(asp/mpr)

tuntut-kesejahteraan-4-ribu-hakim-siap-mogok-sidang

kisah-nyata-hakim-tinggal-berdesak-desakan-di-rumah-dinas

hakim-di-indonesia-ribut-kesejahteraan-di-luar-negeri-ribut-keamanan

ini-alasan-mengapa-gaji-hakim-harus-naik