teknik informatika

Teknik Informatika

Membantu mengingat
Ketika orang mulai mudah lupa dalam kesibukannya, orang tersebut mulai membutuhkan Teknik Informatika.

Orang mulai mencatat di daun lontar, di kertas, di batu, untuk membantu mengingat suatu data atau peristiwa. Dinding candi merupakan komik kehidupan pada jamannya, yang akan memudahkan orang untuk mengingat cerita.

Dalam perkembangannya, orang menggunakan tumpukan kertas yang disebut buku, untuk mengumpulkan catatan ingatan seseorang atau sekelompok orang.

Di jaman sekarang orang mencatat alamat seseorang, atau catatan suatu pendapat, menggunakan handphone. Bahkan orang menyimpan gambar pemandangan yang dilihatnya, menjadi rekaman handphone.

Jadi, saat ini orang sudah menggunakan memori elektronik untuk membantu ingatannya. Ketika itulah, Teknik Informatika mulai berkembang.

Memperpanjang pikiran
Berapa 1 + 2 = ?

Berapa 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 + 7 + 8 + 9 + 10 + 11 + 12 + 13 + 14 + 15 = ?

Dulu orang pakai simpoa. Kemudian pakai kalkulator.

Dengan komputer, dengan Teknik Informatika, hitungan itu bisa “dipikir” dengan lebih mudah. Ketika orang belajar memerintah komputer dengan urutan perintah tertentu, ketika itu pula Teknik Informatika mulai dipelajari.

Mengkomunikasikan hasil ingatan dan pikiran
Dulu orang berkomunikasi dengan asap. Orang juga berkomunikasi menggunakan kentongan, dan merpati pos. Kemudian dengan kode morse, atau bendera semaphore. Anda mungkin ingat dengan telephon engkol.

Sekarang orang mengirimkan data dan informasi menggunakan jaringan komputer. Ini semua berkat dikembangkannya Teknik Informatika.

Abad 21 – abad digital
Sekarang abad 21. Disebut abad MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Juga disebut abad digital.

Orang sekarang bisa pesan tiket pesawat, atau tiket kereta melalui internet. Orang bisa pesan ojek melalui mobile-phone. Bahkan sekarang orang bisa pesan bawang merah melalui mobile phone pula.

Pesanan melalui internet, atau mobile phone, itu dapat terwujud karena karya anak-anak muda di bidang digital. Mereka merupakan lulusan Teknik Informatika.

Jadi, jika Anda mampu, kenapa tidak bergabung dengan mempelajari Teknik Informatika ?

Suatu renungan…
Malang tenggara, akhir februari 2016.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s