Selamatkan Budaya Jawa

Selamatkan Budaya Jawa, Poltekom Melenggang ke Pimnas

Tuesday, 12 August 2014 12:58

MALANG – APBUJA (Aplikasi Penyelamat Budaya Jawa) Dokumentasi Budaya Jawa Lengkap Berbasis Android, karya Tim Teknik Informatika (TI) yang diketuai Mohamad Ilhamuddin menjadi satu-satunya PKM Poltekom yang lolos seleksi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) yang di geber di Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang akhir Agustus ini. Sebelumnya, kampus di wilayah Tlogowaru ini mengirimkan 17 usulan proposal ke Ditjen Dikti. Hasilnya 9 proposal berhasil di terima dan didanai melalui skema pendanaan Dikti jalur PKM, terdiri 5 PKM Karsa Cipta, 2 PKM Kewirausahaan dan 2 PKM Penerapan Teknologi.

Koordinator Pembina PKM Poltekom Imam Kusyairi S.Pd, mengaku amat bersyukur dengan lolosnya PKM hingga level nasional tersebut. Pasalnya, seleksi tahun ini terbilang ketat terbukti tahap seleksi awal proposal diikuti 44.752, didanai 7.300 dari 345 PTN/S dan lolos Pimnas 440 dari 100 PTN/S.

“Itu artinya yang lolos hanya 7 persen dari total proposal yang di biayai Ditjen Dikti,”   tegas Imam. Lebih lanjut, pria yang tengah menyelesaikan tesis program magisternya ini  menambahkan, rasa syukur itu patut dilakukan mengingat keikutsertaan Poltekom dalam ajang PKM ini merupakan kali pertama sejak kampus ini berdiri 2008 silam. Begitu program di geber bidang kemahasiswaan di dukung persiapan dan pembinaan intensif, akhirnya Poltekom mampu meloloskan wakilnya hingga level Pimnas.

Prestasi level Pimnas ini lanjut Imam, penting sebagai upaya peningkatan parameter pembelajaran utamanya mewujudkan iklim ilmiah di kampus milik Pemkot Malang ini.  Harapannya, keberhasilan ini turut memacu mahasiswa Poltekom lainnya agar siap berkiprah di kegiatan yang sama atau kompetisi kemahasiswaan lain di berbagai level.

Disisi lain, lolos berkompetisi di ajang Pimnas juga sebagai upaya membangun citra keberhasilan pendidikan tinggi yang berhasil melahirkan karya IPTEKS untuk pengembangan ilmu maupun dunia usaha. Dan tak kalah penting lahirnya gagasan dan ide kreatif untuk menyelesaikan permasalahan bangsa.

Pada kesempatan ini  Imam juga mengapresiasi tim PKM Poltekom yang lolos pendanaan Ditjen Dikti tahun 2014, terdiri para ketua tim Andri Mohamad Kasidi, Efraim Roh Imanuel, Abidin, Alif Yudhistian, Anggie Shacrallia Aini, Tri Reny Wahyuni, Donny Febriyanto dan Muhammad Zainul. (red/oci)

Salah satu inspirasi yang paling berpengaruh bagi terbentuknya karya para mahasiswa ini adalah adanya artikel berikut :

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Kepala Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Badan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Yeyen Maryani mengatakan beberapa bahasa daerah di Indonesia saat ini tengah mengalami ancaman kepunahan.

“Ada di daerah NTT dan Maluku dua sampai tiga bahasa daerahnya di laporkan punah,” kata Yeyen Maryani dalam acara Deklarasi Prosa Liris yang diselenggarakan oleh Griya Sastra Budaya Obor (BSBO) di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

referensi :
http://www.malang-post.com/pendidikan/90524-selamatkan-budaya-jawa-poltekom-melenggang-ke-pimnas

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/06/12/moa5s5-bahasa-daerah-di-indonesia-terancam-punah

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s