di bawah gemuruh langit..

kaki mengayuh di jalan sepi
rintik hujan jatuh satu-satu
ada sekejap nampak senyum ceriamu

tak satu pun motor melintas
mobil-mobil seperti bersembunyi
gemuruh langit sayup-sayup sampai

setidaknya tukang warung sudah berproduksi
secangkir kopi
dan semangkuk pangsit

apa yang sudah kuhasilkan hari ini ?
masih kukayuh pedal ini
ke arah lintasan senyummu pergi

malang tenggara, akhir mei 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s