pembenaran…

ternyata bukan kebenaran yang dicari
atas pembenaran terhadap
pilihan yang terlanjur dilakukan tentang
sikap
ucapan
pikiran
tindakan
terutama kenyamanan sesaat..
yang diulang-ulang-ulang
dalam kenangan
yang memenuhi memori pikiran..
hemm…
sangat disayangkan..

malang tenggara, awal maret 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s