potong gaji direksi

Ketika para boss sudah tidak sanggup …
mengembangkan bisnis perusahaan lagee…
kenapa masih minta bonussssss…. ??

Potong Gaji Direksi
Strategi Bisnis Jitu Menyelamatkan Perusahaan
Sabtu, 31 Januari 2009 | 04:27 WIB

Jakarta, Kompas – Krisis keuangan global yang berpotensi terjadi pemutusan hubungan kerja membutuhkan langkah-langkah strategis. Meski masih dipandang tabu, pemotongan gaji di tingkat direksi menjadi solusi alternatif mencegah PHK.

Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan di Jakarta, Jumat (30/1),

mengatakan, opsi penurunan gaji masih tabu dilakukan di Indonesia. Andaikan tidak bisa dilakukan oleh manajemen, tahun ini paling tidak kenaikan gaji direksi bisa lebih dahulu direm.

Menurut Johnny, perusahaan- perusahaan di Jepang berani secara tegas memutuskan penurunan gaji di tingkat direksi supaya perusahaan bisa berjalan dan jumlah PHK bisa ditekan.

”PHK haruslah menjadi pilihan paling akhir. Saya tidak berani bilang PHK bisa dihindari karena semua perusahaan pasti melihat kondisi pasar. Yang bisa menolong industri otomotif

adalah pendapatan dari usaha bengkel dan suku cadang. Pengusaha juga perlu mencari peluang dari kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Pasar domestik tertolong
Strategi bisnis jitu lainnya adalah menurunkan atau menekan berbagai biaya, antara lain meniadakan kerja lembur, mengurangi pembagian kerja (shift), biaya perjalanan, rapat, dan mengefektifkan penggunaan alat-alat bertenaga listrik.

Penundaan ekspansi usaha atau investasi baru menjadi alternatif, bergantung pada kondisi keuangan perusahaan. Strategi lainnya adalah memperkuat pemasaran, mulai dari memperkenalkan produk baru hingga teknik pemasaran berupa paket-paket penjualan.

”Tentunya, pengurangan biaya terkait produksi tidak boleh mengurangi kualitas produk yang dihasilkan” ujar Johnny.

Direktur Utama PT Pusaka Iwan Tirta Lidya Kusuma Hendra yang bergerak di bidang produksi keramik hand made berorientasi ekspor memiliki strategi jitu dalam mengejar nilai tambah dari produknya.

”Membuat produk keramik itu biasa, tetapi keramik yang mendapat sentuhan seniman batik

seperti Iwan Tirta akan memberikan nilai tambah sangat tinggi. Pasar domestik masih potensial,” kata Lidya, yang menggelar produk keramik bermotif batik sekitar satu bulan di Senayan City, Jakarta.

Chief Executive Officer Garudafood Sudhamek Agoeng WS mengatakan, industri berorientasi ekspor dipastikan terpukul. Di India, misalnya, PHK sudah mencapai satu juta orang. Industri berorientasi pasar domestik masih bisa tertolong.

Oleh karena itu, pasar domestik harus diproteksi. Kebijakan pemerintah mengerem impor, khususnya produk makanan dan minuman, perlu dilihat sebagai peluang strategis pemasaran.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Thomas Darmawan mengatakan, proteksi impor juga tidak boleh terlampau ketat karena menghalangi kegiatan perdagangan.

Wakil Presiden Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang menekankan perlunya strategi kreatif dalam merebut pasar domestik di tengah persaingan bisnis. (OSA)

sumber:
kompasCetak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s