penindakan kasus Antaboga

Aksi tipu-tipu di dunia keuangan, pada dasarnya menyedot keuntungan yang seharusnya menjadi hak sektor riil. Dan kemudian sektor riil akan menjadi sapi perah dari sektor finansial, yang dikendalikan oleh para broker, baik yang berada dalam perusahaan yang go publik maupun dalam dunia petualangan pialang.

Dalam sistem kapitalisme, hal itu dihalalkan. Entah sampai kapan kita harus menelan kebodohan seperti ini.

kasus serupa di USA it’ s all just one big lie

Penindakan Kasus Antaboga Dipercepat
Bank Century : Sabtu, 20 Desember 2008 | 01:10 WIB

Jakarta, Kompas – Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan atau Bapepam- LK, Markas Besar Polri, dan Kejaksaan Agung melakukan gelar perkara dugaan penipuan dan kejahatan perbankan yang terjadi di Bank Centrury, reksadana Antaboga, dan Signature.

Hal itu dilakukan untuk mempercepat proses penindakan dalam kasus yang diduga telah merugikan nasabah Bank Century hingga triliunan rupiah itu.

Kepala Biro Pemeriksaan dan Penyelidikan Bapepam-LK Sarjito mengungkapkan hal itu seusai menemui Menkeu sekaligus Pelaksana Jabatan Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati, Jumat (19/12) di Jakarta.

Menurut Sarjito yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Kasus Bank Century, reksadana Antaboga, dan Signature, hasil gelar perkara itu menunjukkan masih ada berbagai kelemahan yang harus diselesaikan.

Beberapa kelemahan itu adalah belum tertangkapnya beberapa pelaku kunci dalam kasus tersebut. Dengan dilibatkannya Kejaksaan Agung sejak awal dalam penanganan kasus ini, pemerintah berharap para pelaku yang merugikan masyarakat akan segera diberi sanksi hukum.

Dengan demikian, oknum-oknum pimpinan Bank Century yang sudah ditahan akan langsung dituntut. ”Kejaksaan Agung sudah langsung kami libatkan agar penanganan berkas perkaranya tidak bolak-balik. Dengan demikian, penanganan kasusnya tidak harus lama,” kata Sarjito.

Sementara itu, Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Inspektur Jenderal Susno Duadji menyebutkan, hingga saat ini pihaknya sudah menahan tiga orang yang tersangkut kasus ini. Ketiga orang yang sudah menjadi tersangka itu adalah Robert Tantular, Thariq Khan, dan Stella.

Tariq Khan, diketahui sebagai warga negara asing keturunan Pakistan yang berpaspor Inggris. Tariq ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan saham nasabah Signature Capital Indonesia.

Sementara itu, Bursa Efek Indonesia mengumumkan, PT Antaboga Delta Sekuritas Indonesia tidak mengirimkan Laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) harian sebanyak tiga kali, masing-masing tanggal 9, 12, dan 16 Desember 2008.

Direktur Keanggotaan dan Partisipan BEI Guntur Pasaribu mengatakan, sejak 5 Desember lalu, BEI telah menghentikan sementara aktivitas perdagangan Antaboga dan PT Signature Capital Indonesia terkait manipulasi data keuangan dan penerbitan reksa dana tanpa izin.

Sejak beberapa tahun lalu, Antaboga yang hanya memiliki MKBD sekitar Rp 32 miliar telah menerbitkan kontrak pengelolaan dana (KPD/discretionary fund) hingga Rp 1,4 triliun.

Sarjito mengatakan, yang menerbitkan KPD sebenarnya Bank Century, tetapi mengatasnamakan Antaboga. Itu terjadi karena pemegang saham Bank Century adalah juga pemegang saham Antaboga. (oin/REI/sf)

sumber
kompasCetak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s