pasar menanti Big Three

Ketika pasar minta dibebaskan dari kendali pemerintah, muncullah orang-orang serakah semacam Einhorn (Hedge Fund manager) dan Richard Fuld (penggelembung nilai usaha Lehman).

Orang-orang serakah itu dengan bebas lalu menyedot sumberdaya dunia, melalui “kehalalan” dalam berbisnis finansial dalam sistem liberal.

Ada perusahaan yang “sengaja” dibangkrutkan, agar dapat dana talangan dari pemerintah. Dana talangan itu berbunga murah, berskala besar, dan merupakan makanan empuk bagi para manager finansial yang serakah itu.

Dana talangan itu berasal dari pajak orang banyak. Dana talangan (bailout) yang murah itulah yang sebenarnya diincar oleh para investor finansial, punya skala besar, dapat digelembungkan, lalu dibanting jatuh hingga tak bernilai.

Agaknya, itulah trauma yang membayangi orang-orang yang duduk di Konggres USA.

When the market requested exempt from government control, there are available the greedy people such as Einhorn (Hedge Fund manager) and Richard Fuld (creator of business bubble of Lehman).

Those people are greedy with the free world market and suck up resources, through the “convenience” in financial business in the liberal system.

There are companies that “deliberately” made bankrupt, in order to obtain bailout funds from the government. The interest of the bailout funds is inexpensive, large-scale, and is a soft “food” for the financial rapacious managers.

Bailout funds come from taxes, and cheap that actually expected by financial investors, to play, made as bubble, and until not to be valued.

Apparently, this is the nightmare that haunt those who sit in the Senate, USA.

Pasar Menanti Big Three
Senin, 15 Desember 2008 | 06:05 WIB

JAKARTA, SENIN – Pekan ini, fokus investor diperkirakan masih pada makro ekonomi global.

Selain itu, pasar juga menanti perkembangan mengenai industri otomotif Amerika Serikat, pasca penolakan senat untuk memberikan talangan (bailout). “Investor juga masih menanti langkah yang akan diambil pemerintah AS dalam menyelamatkan industri otomotif negara tersebut,” sebut Analis Riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono.

Otomotif AS saat ini berharap kepada Gedung Putih, yang sudah mengindikasikan untuk memberikan bantuan kepada tiga raksasa otomotis AS (Big Three).

Pekan lalu, pasar saham terombang-ambing oleh rencana penyelamatan Big Three. Sempat menguat pada awal-awal pekan seiring harapan disetujuinya bailout 14 miliar dollar AS, tetapi melorot di akhir pekan, akibat penolakan Senat terhadap paket tersebut. “Ancaman kebangkurutan tiga raksasa otomotif AS dipastikan akan memberikan efek domino yang berujung pada resesi yang lebih mendalam,” sebut Purwoko.

Sepanjang pekan lalu Indeks Harga Saham Gabungan menguat 5,04 persen ke posisi 1.262,968, menyusul kenaikan saham unggulan khususnya sektor pertambangan dan perkebunan. Sementara indeks Kompas 100 meningkat 5,58 persen serta indeks 45 saham blue chip (LQ45) naik 6,83 persen.

Disebutkan Purwoko, secara teknikal, telah mengindikasikan peluang terjadinya bearish untuk jangka pendek. “Indikator stochastic oscillator juga menunjukkan terjadinya death cross.

Kami perkirakan IHSG akan bergerak melemah pada awal pekan menguji level middle Bollinger band pada kisaran 1.218-an,” ujarnya.

Sementara Wall Street pada Jumat (12/12), kembali bangkit, seiring indikasi Gedung Putih untuk menolong Big Three, setelah paket bailout ditolak Senat AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,75 persen 8.629,73. Sementara indeks komposite Nasdaq bertambah 2,64 persen pada 1.540,72 serta indeks Standard & Poor’s 500 menguat 0,70 persen menjadi 879,73.

Secara keseluruhan, pada pekan lalu Dow Jones turun tipis 0,07 persen, kemudian Nasdaq menguat 2,08 persen serta Standard & Poor’s 500 bertambah 0,42 persen.

Pasar menanti keputusan Presiden George W Bush, mengenai kepastian penyelamatan industri otomotis AS. Namun juru bicara Gedung Putih Dana Perino menyebutkan, tidak akan ada keputusan sebelum Bush kembali dari kunjungan mendadaknya ke Irak.

EDJ

sumber :
kompasCetak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s