waktunya peDe dengan SNI

Waktunya PD dengan SNI
Dari situs Bisnis Indonesia, 27 November 2008

Menristek: Sertifikasi SNI dapat perkuat daya saing

JAKARTA: Kusmayanto Kadiman, Menteri Riset dan Teknologi mengatakan sertifikasi standar nasional Indonesia (SNI) bisa menjadi instrumen untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar domestik.

Dengan memperoleh sertifikasi SNI, produksi dalam negeri telah memperoleh pengakuan dari segi kualitas, sehingga diharapkan dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, di tengah gencarnya serbuan produk impor.

“Sertifikasi SNI juga diperlukan sebagai pembentengan pasar Indonesia dari serbuan produk-produk impor pada era globalisasi,” ujarnya Selasa malam, di sela-sela acara SNI Award 2008.

Karena itu, dia meminta Badan Standardisasi Nasional (BSN) agar lebih memasyarakatkan sertifikasi SNI sehingga semakin banyak perusahaan yang tertarik untuk memperoleh sertifikat tersebut.

Menanggapi imbauan ini, Kepala BSN Bambang Setiadi mengatakan instansinya akan mengajak perusahaan di sektor riil dan usaha kecil menengah (UKM) agar mensertifikasi SNI untuk produk yang dihasilkannya.

Menurutnya, dengan adanya sertifikasi SNI, maka suatu perusahaan, baik berskala UKM maupun besar, dapat menjalankan organisasinya secara lebih teratur, terukur, dan menghargai mutu.

Pada acara SNI Award 2008 tersebut, BSN memberi penghargaaan kepada sejumlah perusahaan, yang terbagi dalam tiga kategori, yakni

  • perusahaan besar jasa,
  • perusahaan menengah barang, dan
  • perusahaan besar barang.

Perusahaan konstruksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, berhasil meraih penghargaan dalam kategori perusahaan besar jasa, sedangkan peraih penghargaan untuk kategori perusahaan menengah barang adalah PT Harapan Widyatama Pertiwi (produsen bahan bangunan merek Unilon).

Untuk kategori perusahaan besar barang, penghargaan diberikan kepada PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills (produsen bahan bangunan bilet dan besi baja tulangan beton).

Secara terpisah, kemarin, Ricky Sahala P Siahaan, Chairperson Indonesian Center for Performance Excellence mendesak pemerintah mewajibkan kepada semua BUMN untuk memiliki Sertifikat Indonesian Quality Award (IQA) guna meningkatkan kinerja perusahaan milik negara di tengah ketatnya persaingan bisnis global.

“Sertifikasi IQA diharapkan dapat meningkatkan daya saing BUMN di pasar internasional, karena kontribusi BUMN dalam pertumbuhan ekonomi cukup besar,” ujarnya dalam temu pers penganugerahan dan seminar IQA 2008, kemarin.

IQA merupakan sistem pengelolaan perusahaan berbasis Malcolm Baldridge Criteria for Performance Excellence (MBCfPE). (22)

Oleh Erna S. U. Girsang, Bisnis Indonesia

sumber : ristek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s