penyebab krisis keuangan USA

Mari kita catat dan rekam penyebab terpuruknya kesulitan kita bersama. Kemudian, setelah mengetahui penyebabnya, apa yang harus kita lakukan ? Hanya membacanya ?

Kapitalisme Spekulatif, Penyebab Krisis Keuangan AS
Mochammad Wahyudi – Okezone : Rabu, 24 September 2008 – 16:58 wib

JAKARTA – Semakin membesarnya krisis sektor keuangan di Amerika Serikat dinilai karena ada perubahan paradigma ekonomi yang terjadi di Negeri Paman Sam itu, dari kapitalisme produktif menjadi kapitalisme spekulatif.

“Usaha-usaha riil berubah menjadi usaha perdagangan kertas, uang, dan sebagainya,” ungkap ekonom Rizal Ramli saat berbicara dalam acara Dialog Kebangsaan: Politik Ekonomi Untuk Kesejahteraan Rakyat Daerah, di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2008).

Perubahan inilah yang akhirnya menggelembung membentuk balon, dan pada akhirnya menemukan momentum ledakannya belakangan ini.

Dalam menanggulangi krisis ini, pemerintah AS harus mengeluarkan dana yang sangat besar, sekira USD500 miliar, guna mengambil alih lembaga-lembaga keuangan raksasa yang saat ini kolaps. Belum lagi, ditambah dengan anggaran sebesar USD750 miliar untuk membentu lembaga semacam BPPN. “Perkiraan kami, total dana untuk mengatasi krisis ini sebesar USD1,5-2 triliun,” ucap Rizal.

Akibat dari pembiayaan ini, menurut Rizal, defisit AS akan menyentuh di atas delapan persen. Jika itu terjadi, maka akan terjadi kontradiksi dengan apa yang selama ini diajarkan AS kepada negara-negara lain, yakni defisit tidak boleh lebih dari dua persen.

Rizal menilai krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat (AS) sebagai hal yang luar biasa. Sulit menemukan hal serupa dalam satu abad mendatang.

“Krisis sektor keuangan di AS ini tidak akan terjadi lagi dalam 100 tahun mendatang. Dan ini masih akan berlanjut,” ungkapnya, mengutip perkataan mantan pemimpin The Fed, Allan Greenspan.
(ade)

sumber :
[1] okezone
[2] pengusaha jangan cengeng
[3] perpu hanya untuk 1 % penduduk

One thought on “penyebab krisis keuangan USA

  1. Billy

    Amerika yang krisis kok kita juga jadi ikut krisis yah. Dari pada pusing mikirin krisis.🙂

    Biar tidak seperti katak di dalam tempurung, boss…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s