relakan bonus eksekutif…

Dalam krisis finansial saat ini, ada juga yang mencoba menjauhi keserakahan. Suatu sikap terpuji. Ini perlu diikuti para pemenang krisis lainnya. Serakah… itu bukan solusi…

Para Eksekutif Bank Relakan Bonus Sirna
Krisis Keuangan : Sabtu, 18 Oktober 2008 | 03:00 WIB

Berawal dari Badan Eksekutif Deutsche Bank yang sepakat untuk tidak menerima bonus mereka tahun 2008, kini banyak eksekutif bank di Eropa juga ancang-ancang untuk menolak bonus sebagaimana contoh yang dibuat eksekutif Deutsche Bank. Soalnya, krisis kredit perbankan belakangan ini adalah bagian dari kekeliruan mereka.

Bonus Blues For Europe’s Bank Chiefs

LONDON – Europe’s bank bosses are coming under pressure to forgot their bonuses, now that the heads of UBS and Deutsche Bank have said they’ll skip theirs in light of their companies’ dismal performance.

Peter Kurer, the chairman of UBS (nyse: UBS – news – people ), told Swiss television on Thursday that he did not expect to get a bonus this year, a spokesman for the bank told Forbes.com. Deutsche Bank Chief Executive Josef Ackerman and the German bank’s entire executive board are also planning to forgo their bonuses, according to a spokesman. In a pre-released interview with Germany’s Sunday newspaper Bild am Sonntag, Ackermann said he was taking the step to show solidarity with more “deserving” colleagues.

forbes.com

Tidak diungkapkan besaran bonus para eksekutif Deutsche Bank. Namun, para pemimpin bank Jerman ini juga berniat membagikan bonus mereka itu kepada staf dan bawahannya yang penghasilannya dihantam dampak akibat krisis keuangan.

”Sebuah praktik bagus saat sejumlah orang mengakui kesalahannya dengan menyerahkan bonusnya,” ujar Tom Powdrill, pimpinan komunikasi pada PIRC, perusahaan Inggris yang memberikan advis soal tata kelola perusahaan.

”Dari perspektif tata kelola perusahaan, maka sangat tepat pengakuan untuk tidak menerima bonus karena kinerja perusahaan yang buruk,” ujar Powdrill.

Menurut sejumlah pengamat industri perbankan, bank di seluruh Eropa menyadari perlunya meninjau kembali bayaran tinggi bagi para eksekutif. Namun, diakui akan muncul kekhawatiran terutama bagaimana menangani masalah ini.

Sejumlah bank mengatakan, keputusan soal ini tergantung pada setiap individu eksekutif. Ada sejumlah kekhawatiran bahwa langkah oleh badan eksekutif bank ini akan menjadi sinyal bahwa bank mereka bertanggung jawab atas bencana krisis yang terjadi.

Namun, pengamat mengatakan, struktur pemberian bonus ini merefleksikan harga saham dan keuntungan yang jatuh. Bank-bank di Eropa dan AS, bagaimanapun, perlu lebih mengambil langkah antisipasi berkenaan dengan jatuhnya harga saham dan sirnanya keuntungan yang ada.

”Sesuatu yang sangat memalukan diperlihatkan para eksekutif senior bank,” ujar Steven Friel, mitra pada perusahaan pengacara Davies Arnold Cooper, di London.

”Ada perasaan di Amerika tengah bahwa mereka telah dibangkrutkan oleh Wall Street. Kemurahan hati sekecil apa pun yang diperlihatkan Deutsche Bank tetap tidak bisa diterima oleh publik,” ujar Friel.

Deutsche Bank, bank terbesar Jerman, Kamis, menegaskan, semua bonus 2008 bagi pimpinan top akan dibatalkan sebagai reaksi atas krisis. Bonus yang tak diambil oleh CEO Josef Ackermann dan lainnya ini akan digunakan untuk menambah gaji pegawai bank lainnya yang paling parah terkena krisis keuangan.

Bonus sebelum krisis yang diterima top eksekutif Lehman Brothers mencapai 2 juta dollar AS atau Rp 19 miliar per tahun. Setelah krisis, ada ketentuan gaji maksimum pemimpin bank tidak melebihi 500.000 euro. Di AS, lima besar pemimpin puncak sebuah bank yang mendapat dana talangan tidak boleh menerima bonus.

Sejumlah pimpinan bank juga sudah menolak menerima bonus mereka. CEO Morgan Stanley, John Mack, sudah mengikhlaskan bonus tahun 2007. Begitu pula pimpinan Royal Bank of Scotland dan HBOS yang mengakui mereka tidak lagi menerima bayaran setelah Pemerintah Inggris masuk dalam upaya penyelamatan bank itu. (Reuters/AFP/ppg)

kompasCom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s