usutlah kejahatan sektor keuangan !!!

Tematik pengetahuan : Ekonomi Makro : Krisis Finansial

Setiap keputusan yang diambil pemerintah untuk menyelamatkan bursa saham Indonesia diusahakan adalah keputusan yang terbaik pada saat itu.

Artinya, jika saat ini pemerintah terpaksa menutup kembali perdagangan saham di BEI, itu dikarenakan ada faktor eksternal yang sulit ditebak.

“Yang kita hadapi bukanlah isolasi di Indonesia saja. Efektif atau tidaknya tindakan pemerintah, itu sangat tergantung magnitude persoalan yang episentrumnya ada di AS. Perlu diingat setiap tindakan sesuai dengan tantangannya,” ucap Sri Mulyani.

Menurutnya, kalau pemerintah sekarang membuat suatu kebijakan, itu semata-mata dilakukan dengan semaksimal mungkin menjaga perekonomian Indonesia bertahan dari guncangan luar.

“Kita tidak tahu seberapa lama krisis di AS. Yang kita jaga bersama adalah perekomian Indonesia. kalau perlu rapat 24 jam sehari akan saya lakukan,” tegasnya.

saya bukan ahli nujum

Seruan pemerintah kepada BUMN untuk melakukan pembelian kembali saham (buy back) dinilai tidak tepat. Langkah itu sama saja menyelamatkan investor asing dan elit keuangan saja.

“Karena yang main saham kebanyakan asing, sekitar 60 persen. Ini sama saja menyelamatkan asing dan elit finansial saja,” kata ekonom yang Rizal Ramli, saat jumpa pers bersama Fraksi PDIP, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (10/10/2008).

Seharusnya, menurut mantan menteri perekonomian di era Abdurrahman Wahid ini, uang yang dimiliki BUMN digunakan untuk mempercepat produksi, investasi, memperluas lapangan kerja, serta mendorong sektor riil.

buy-back-bumn-hanya-untungkan-asing-elit

Pemerintah Bentuk Tim Pengusut Kejahatan Sektor Keuangan
Mochammad Wahyudi – Okezone : Jum’at, 10 Oktober 2008 – 20:11 wib

JAKARTA – Pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Task Force) untuk mengatasi kejahatan di sektor keuangan. Salah satu peran yang diharapkan dari Satgas tersebut adalah mengusut tuntas pelanggaran yang terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI). “Task Force akan terdiri dari Depkeu, Kapolri, Kejaksaan Agung, BI, Bapepam-LK dan Lembaga

Penjamin Simpanan (LPS) untuk melihat suasana ini terus-menerus menangani dan merespons secara koordinatif di antara kita semua mulai penanganan isu kalau ada rumor sampai kalau ada masalah penegakan hukum,” ucap Menteri Keuangan sekaligus Plt Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati, dalam jumpa pers, Jumat (10/9/2008) sore.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menkeu dalam jumpa pers sore kemarin mengatakan, memang telah terjadi bentuk-bentuk pelanggaran hukum, berupa transaksi-transaksi terlarang di pasar bursa. Beberapa diantaranya, seperti short selling, margin call yang tidak diselesaikan dengan baik.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolri, Bambang Hendarso Danuri. Dalam kesempatan yang sama, dia mengatakan bahwa institusinya dilibatkan dalam Task Force untuk mengatasi kejahatan di sektor keuangan tersebut. Menurutnya, tim Kepolisian akan dipimpin oleh Direktur II bidang ekonomi khusus Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Wenny Warouw.

“Mulai senin tim penyidik dipimpin direktur II sudah siap involve jika terjadi tindak pidana perbankan. Penegakan hukum tetap dilaksanakan dan dijamin berkas perkara tidak bolak balik,” ucapnya.

Sementara itu, Jaksa Agung, Hendarman Supandji menegaskan, sebagai pengacara negara, Kejaksaan Agung diminta untuk menyiapkan jaksa-jaksa dalam Task Force. “Kami sepakat selalu alert 24 jam, setiap saat bisa dipanggil untuk menghadapi siap siaga jika ada yang ingin mengambil kesempatan di tengah-tengah situasi krisis ini,” ucap Hendarman saat ditemui dalam kesempatan yang sama. (ade)

sumber:
[1] pemerintah bentuk tim pengusut kejahatan sektor keuangan
[2] pemerintah bentuk satgas kejar pelanggar pasar modal
[3] menkeu : grup bakrie harus tanggung jawab


Tematik pengetahuan : Ekonomi Makro : Krisis Finansial

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s