terbiasa murah meriah

Mungkin penduduk kita ini sudah terlalu padat, jika dibandingkan dengan pengadaan lapangan kerja yang stagnan.

Perbedaan Mencolok PRT Filipina dan Indonesia
Kompas/Helena F Nababan: Senin, 22 September 2008 | 09:48 WIB

KUALA LUMPUR, SENIN – Selisih gaji pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia dan Filipina di Malaysia bagaikan langit dan bumi, karena gaji PRT Indonesia rata-rata 400 ringgit per bulan, sedangkan PRT asal Filipina dibayar 1.400 ringgit per bulan. “Permintaan tenaga PRT Filipina tidak terganggu meskipun ada kebijakan departemen tenaga kerja untuk luar negeri Filipina pada Oktober 2006 yang menetapkan gaji PRT Filipina minimal 400 Dolar AS atau sekitar 1.400 ringgit per bulan,” kata Fiona Kok, Manager Sri Nadin, agensi pemasok PRT di Malaysia, seperti dikutip oleh The Star, Senin (22/9).

Pada Oktober 2006, pemerintah Filipina menetapkan gaji PRT di luar negeri sebesar 400 Dolar AS per bulan atau naik 200 Dolar AS per bulan dari kebijakan sebelumnya tanpa memperdulikan keberatan dari negara penerimanya. Dubes Filipina untuk Malaysia, Victariano M Lecaros mengakui bahwa standar gaji PRT Filipina terlalu tinggi bagi warga Malaysia. “Namun, gaji 400 Dolar AS per bulan itu mungkin murah untuk ukuran warga Amerika atau Eropa,” ujarnya.

“Dengan gaji sebesar 400 Dolar AS per bulan, PRT Filipina tidak hanya harus mampu menjadi tukang masak dan bersih saja tetapi juga harus mampu menjadi tutor dalam pelajaran anak majikannya,” kata Lecaros. Seorang majikan Malaysia yang enggan disebut namanya juga menceritakan pengalamannya memperkerjakan pembantu Filipina.

Majikan tersebut menggaji PRT Filipina sebesar 400 ringgit 20 tahun lalu dimana saat itu dirasakan sangat tinggi padahal kelebihan PRT Filipina hanyalah mampu berbahasa Inggris. Ia mengakui mampu membayar PRT Filipina dengan gaji saat ini sebesar 1.400 ringgit per bulan. Namun, ia mengaku merasa lebih baik merekrut PRT Indonesia yang dapat melakukan pekerjaan yang sama dengan gaji yang jauh lebih murah.

Ada 30.000 pekerja Filipina di Semenanjung Malaysia, 20.000 diantaranya merupakan PRT. Sementara jumlah PRT Indonesia di Malaysia, menurut catatan KBRI, mencapai sekitar 300.000 orang.

Sumber : Ant – Kompas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s