Hedge Fund

catatan:
David Einhorn, yang telah menjatuhkan saham Lehman, Sep 2008, merupakan seorang manager Hedge Fund. Apa itu Hedge Fund ? Uraiannya ada dalam artikel dari Wiki, berikut ini.

Pengelola investasi global atau secara umum lebih dikenal dengan istilah Hedge fund adalah merupakan kontrak investasi kolektif privat yang dikenakan biaya imbal jasa berbasis kinerja (performance fee) dan biasanya ditawarkan secara terbatas kepada investor kelas atas. Di Amerika hedge fund hanya ditawarkan kepada investor terakreditasi saja, dan karena pembatasan inilah maka hedge fund dikecualikan dari aturan-aturan SEC, NASD dan lembaga regulator lainnya.

Aktivitas hedge fund adalah dibatasi dengan suatu perjanjian yang mengatur mengenai pengelolaan dana secara khusus, sehingga hedge fund ini dapat menerapkan strategi investasi yang rumit, melakukan transaksi “long” atau “short selling” aset, melakukan transaksi perdagangan berjangka, swap dan ataupun transaksi derivatif lainnya. Hedge fund ini seringkali melakukan pula lindung nilai investasi mereka terhadap pergerakan harga ekuitas dan bursa, sebab target utama mereka adalah menghasilkan imbal hasil yang tidak berhubungan erat dengan pasar keuangan pada umumnya.

Pada banyak negara, hedge fund dilarang untuk memasarkan jasanya kepada investor yang tidak terakreditasi tidak seperti aturan pada dana investasi ritel seperti reksadana dan dana pensiun. Hedge fund ini adalah merupakan perusahaan pengelola aset gabungan yang dilakukan secara privat dan oleh karena akses pemasarannya kepada publik dibatasi oleh peraturan pemerintah maka sedikit sekali bahkan tidak ada kewajiban bagi hedge fund ini untuk menyampaikan informasi privat mereka kepada publik.

Asal usul dan perkembangannya
Istilah hedge fund berasal dari cara pengelolaan dana yang ditemukan oleh Alfred Winslow Jones pada tahun 1949. Strategi A.W. Jones’ ini adalah melakukan penjualan dengan cara “short” atas saham sewaktu ia melakukan pembelian saham lainnya, jadi dengan demikian telah dilakukan lindung nilai atas resiko pasar. Banyak “pangkalan investasi”, “sindikat investasi”, “kemitraan investasi” ataupun “dana oportunis” yang memiliki karakteristik berbeda-beda dalam dunia modern ini yang telah beroperasi sudah sejak lama sekali. Namun Jones adalah yang pertama kali melakukan kombinasi short selling, penggunaan daya ungkit (leverage), struktur kemitraan terbatas guna menghindari aturan, dan mengenakan 20% imbalan insentif untuk kompensasi atas perannya sebagai “mitra pengelola” , dan oleh karenanya Jones diakui sebagai “bapak” (penemu) dari industri hedge fund. [1]

Hingga hari ini lindung nilai masih dilakukan dengan cara melakukan secara bersamaan transaksi pembelian saham secara long dan penjualan saham secara short, bahkan beberapa hedge fund sama sekali tidak memperdagangkan saham dan hanya melakukan transaksi pada instrumen keuangan lainnya termasuk kontrak berjangka komoditi, opsi, valuta asing dan surat hutang negara berkembang.

Aset yang dikelola oleh industri hedge fund ini berdasarkan data yang diumumkan oleh Chicago-based Hedge Fund Research Inc (HFR) pada kwartal kedua tahun 2006 total keseluruhannya bernilai 1.225 trilyun USD . Angka ini naik sebanyak 20% dari tahun sebelumnya dan dua kali lipat dibandingkan tahun 2003. on the previous year and nearly twice the total three years earlier.

Oleh karena hedge fund menggunakan “daya ungkit” atau menggunakan utang untuk melakukan investasi, posisi transaksi yang dapat dilakukannya dipasar keuangan adalah lebih besar daripada aset sesungguhnya yang dikelola.

Hedge fund di Amerika telah berangsur-angsur menjadi “pemegang saham aktif” dengan cara mengambil porsi saham yang cukup besar pada perusahaan dan melakukan pengambil alihan ataupun melakukan tekanan terhadap peningkatan kinerja manajemen.

Lebih lengkapnya…
Hedge Fund (indonesia)(english)
Naked Short Selling

Aksi “Perusakan” Terjadi


Dari kiri, Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke, Menteri Keuangan Henry Paulson, Ketua Badan Pengawas Pasar Modal AS (SEC) Christopher Cox, serta Ketua Komite Perbankan Senat Chris Dodd berdiskusi dengan anggota parlemen AS di Washington, Kamis (18/9). Mereka membahas cara menstabilkan pasar.

Kejaksaan Agung Ancam Pedagang (investor / hedge fund manajer ?)
Kompas : Sabtu, 20 September 2008 | 03:00 WIB

Washington, Jumat – Badan Pengawas Pasar Modal AS atau SEC melarang transaksi naked short selling terhadap 799 saham perusahaan finansial. Masalahnya, transaksi ini menjadi pemicu kejatuhan Lehman Brothers. Aksi ini malah terus marak sehingga korporasi finansial AS kaliber dunia terus digoyang.

Otoritas bursa Inggris, Financial Services Authority, juga melarang tindakan short selling, transaksi di pasar modal untuk mendapatkan keuntungan. Irlandia juga melakukan pelarangan serupa.

Transaksi ini bertujuan mendapatkan keuntungan dari penurunan harga saham, obligasi, dan instrumen keuangan lainnya. Transaksi ini legal, tetapi tidak selamanya etis.

Biasanya, investor membeli saham atau instrumen keuangan lainnya untuk mendapatkan keuntungan jika harga naik. Short selling justru sebaliknya, investor malah akan untung jika harga turun.

Celakanya lagi, terjadi naked short selling, yakni investor menjual saham yang tidak dia miliki. Terjadi semacam aksi hit and run. Aksi ini makin marak setelah kejatuhan Lehman Brothers dan sasarannya yang paling utama adalah American International Group (AIG) sehingga terpaksa mendapatkan suntikan dana dari Bank Sentral AS (Fed).

Pada saat pasar kacau dan investor kebingungan, psikologi pasar dicekoki opini akan terjadinya penurunan indeks. Mereka menargetkan perusahaan yang goyah lewat naked short selling.

Oleh karena itu, larangan dilakukan dan berlaku 10 hari, hingga 2 Oktober. Namun, terbuka kemungkinan diperpanjang hingga 30 hari jika SEC merasa hal itu dapat melindungi perusahaan, sebagaimana dikatakan Christopher Cox, Ketua SEC.

Sebagian besar pelaku short selling merupakan hedge fund (manajer investasi yang mengelola dana milik sekelompok warga superkaya) bermodal besar. Mereka telah menyebabkan potensi kebangkrutan Morgan Stanley dan Goldman Sachs.

Karena muncul potensi bahaya, hedge fund diperingatkan bahwa aksi itu akan membuat mereka tidak mendapatkan hak selama masa penawaran saham terbatas (rights issue) atau masa penjatahan.

”Larangan short selling memiliki dampak langsung ke pasar dan akan menenangkan pasar,” ujar Paul Mendelsohn, Kepala Strategi Investasi Windham Financial Services, di Charlotte, Vermont.

Menyelidiki konspirasi
Kejaksaan New York pun kini turun tangan dan sedang melakukan penyelidikan atas beberapa pelaku pasar. Tujuannya, mengetahui apakah mereka terlibat dalam praktik ilegal atau konspirasi untuk menjatuhkan harga saham pada beberapa firma keuangan di Wall Street.

Ketua Kejaksaan New York Andrew Cuomo mengatakan, pihaknya telah menerima sejumlah keluhan mengenai short selling. Cuomo mengatakan, penyelidik akan meneliti apakah para pelaku short selling terlibat dalam konspirasi atau menyebarkan desas- desus dan informasi buruk untuk memengaruhi harga saham agar jatuh.

”Saya ingin para pelaku short selling mengetahui apa yang sedang saya perhatikan. Jika yang mereka lakukan pantas dan legal, mereka tidak perlu takut. Itu menjadi ilegal jika short selling diwarnai dengan informasi yang salah,” kata Cuomo, yang diminta turun tangan. (AP/AFP/Reuters/CNBC/joe)

sumber : Kompas-cetak

Komentar :

  • Dapatkah pemerintah Amerika Serikat, melalui Fed, Departemen Keuangan, SEC dan Kejaksaan Agung-nya mampu menjadi wasit aktivitas keuangan (jual beli saham) dengan baik ?
  • Orang barat hobby memberi nama untuk aktivitas-aktivitas keuangannya, walau itu beda-beda tipis. Ada Hedge Fund, Bond, Stocks, Derivative lalu Junk… hemm.. apalagi. Katanya sih, untuk memudahkan pengelolaan. Karena masing-masing terminologi, punya aturan sendiri.. Nyatanya, bisa mentok juga.. ketika menghadapi keserakahan, baik itu dilakukan oleh pihak perusahaan, Dick Fuld, maupun pihak pialang yang diwakili David Einhorn.

referensi:
1. Einhorn vs Lehman ~ David vs Goliath, but which one’s Goliath?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s