pembangkit berbahan bakar gas dikembangkan

Energi : Rabu, 10 September 2008 | 01:07 WIB

Jakarta, Kompas – PT Plaza Indonesia Realty Tbk akan memasang sembilan generator set atau pembangkit listrik berbahan bakar gas berkapasitas 24 megawatt di areal kompleks pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, dan hunian.

Pemakaian genset itu diprediksi menghemat tarif pemakaian listrik hingga 25 persen. Direktur Properti PT Plaza Indonesia Realty Tbk Herman Bunjamin, Selasa (9/9) di Jakarta, mengemukakan, pemasangan instalasi sembilan genset berbahan bakar gas itu ditargetkan selesai pada Desember 2008.

Pasokan bahan bakar gas berasal dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN). ”Kami sedang menunggu kesiapan pasokan gas dari PGN. Penggunaan genset listrik berbahan bakar gas merupakan solusi penghematan tarif listrik,” ujar Herman.

Herman menuturkan, beban tarif listrik PLN rata-rata berkisar Rp 800 per kWh. Namun, dengan genset berbahan bakar gas, biaya listrik dapat ditekan 25 persen menjadi Rp 600 per kWh.

Pemasangan genset yang membutuhkan investasi 12 juta dollar AS itu untuk memasok kebutuhan listrik di pusat perbelanjaan Plaza Indonesia, gedung perkantoran The Plaza, Hotel Grand Hyatt, dan tempat tinggal mewah Keraton di Jakarta.

Pemasangan genset diprioritaskan untuk memasok kebutuhan listrik pada jam-jam sibuk, yaitu pukul 06.00-22.00. Di luar jam sibuk, pasokan listrik akan dipenuhi dari PT PLN.

Selain pemasangan genset, ujar Herman, pihaknya juga mengoperasikan pengolahan limbah cair dengan mengolah kembali 80 persen dari pemakaian air di kompleks bisnis dan hunian masyarakat kelas atas tersebut.

Direktur Marketing PT Plaza Indonesia Realty Tbk Mia Egron mengatakan, penggunaan genset merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan pelayanan di kompleks Plaza Indonesia.

Pihaknya, ujar Mia, kini sedang menyelesaikan tahap akhir pembangunan perluasan pusat perbelanjaan Plaza Indonesia, 41 tingkat gedung perkantoran The Plaza, dan 48 tingkat tempat tinggal mewah Keraton berkapasitas 68 unit. (lkt)

sumber: kompas-cetak

One thought on “pembangkit berbahan bakar gas dikembangkan

  1. Melanie

    Tapi dengan kondisi pressure PGN di tengah kota, merupakan pilihan yang salah. Karena dengan hanya 9 unit untuk 24 MW berarti kapasitas @ 2,7 MW. Gas genset dengan kapasitas tersbut butuh tekanan 3 -4 bar. Jadi bukan keuntungan yg dihasilkan tapi kerugian karena investasi besar tp sering problem dgn tekanan. Yang lebih problem adalah sering terganggunya tenan karena sering matinya listrik. Lain kali sebaiknya pilih Gas genset yg punya pressure di bawah 0.2 bar.

    Terimakasih, sharingnya.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s