Elpiji vs Inflasi Jakarta (2008)

Harga Elpiji Picu Kenaikan Inflasi Jakarta
Energi vs Ekonomi, Sabtu, 2 Agustus 2008 | 03:00 WIB

Jakarta, Kompas – Selama Juli, inflasi harga di Jakarta mencapai 1,26 persen. Hal ini membuat angka inflasi sepanjang Januari-Juli mencapai 8,78 persen. Salah satu pemicu tingginya inflasi adalah kenaikan harga elpiji dan biaya pendidikan di tingkat sekolah dasar.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik DKI Jakarta Tanda Sirait, Jumat ( 1/8 ) di Jakarta Pusat, mengatakan, tingkat inflasi selama tujuh bulan ini lebih tinggi daripada tingkat inflasi selama 2007 yang hanya mencapai 6,04 persen. Angka inflasi ini diperkirakan masih terus akan naik karena masih ada bulan puasa, Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.

Kelangkaan dan kenaikan harga elpiji, kata Tanda, menyumbang inflasi 0,6282 persen. Kebijakan konversi energi dari minyak tanah bersubsidi ke elpiji di seluruh Jakarta mendorong konsumsi masyarakat akan gas meningkat.

Begitu terjadi kenaikan harga pada komoditas itu langsung membuat angka inflasi meningkat. Apalagi, perdagangan makanan olahan dipengaruhi elpiji sebagai bahan bakar.

Biaya sekolah

Di sisi lain, tingginya biaya untuk memasukkan anak ke SD, terutama SD swasta, juga ikut mendorong inflasi. Inflasi dari subsektor ini mencapai 0,1369 persen.

Komoditas daging ayam ras menyumbang inflasi 0,0673 persen, telur ayam ras 0,0607 persen, dan cabai merah 0,0162 persen. Ketiga bahan pangan itu mengalami kenaikan harga secara perlahan di pasar.

Harga cabai merah juga diperkirakan akan kembali mendorong terjadinya inflasi menjelang dan selama bulan puasa dua bulan mendatang. (ECA)

harga.elpiji.picu.kenaikan.inflasi.jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s