terimakasih …. KPPS April 8, 2009
Posted by witart in diagnosis, pemilu pilkada, sistem informasi, wawasan.Tags: KPPS, pemilu, pemilu 2009, peran KPPS
trackback
Petugas KPPS, Mari Berterima Kasih pada Mereka
Apakah pernah terjadi anggota DPR yang terpilih mengucapkan terimakasih kepada jerih payah anggota KPPS ?
Hemmm… rasanya… belum pernah ada artikel yang memuat hal itu…
Inggried Dwi W : Rabu, 8 April 2009 | 19:27 WIB
![]() Kesibukan petugas KPPS menjelang pemilu |
JAKARTA, KOMPAS.com – Pagi baru menjelang. Jam baru menunjukkan pukul 08.30. Namun, keringat deras sudah mengucur dari dahi Gunawan. Ia, dan beberapa anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 059 Palmerah, terlihat sibuk menyiapkan sebuah tenda yang akan dijadikan sebagai tempat pemungutan suara (TPS). Gunawan adalah Ketua KPPS 059 . Di tempat itu, 460 warga akan menggunakan hak pilihnya.
“Nyiapin udah sejak beberapa hari lalu. Hari ini, memang kami jadwalkan pasang tenda, biar abis itu bisa nyiapin yang lain,” kata Gunawan, Rabu (8/4) pagi, saat dijumpai Kompas.com.
Kesibukan yang sama juga dijumpai di TPS 019 Sukabumi Utara. Salah seorang anggota KPPS, Muslih, tengah sibuk menata pot-pot bunga yang diperuntukkan bagi keindahan TPS. Tujuannya, mempercantik TPS dan menarik pemilih untuk datang mencontreng.
“Katanya ada penilaian juga. Tapi, kalaupun enggak ada penilaian, kalau indah kan enak dilihat. Yang milih juga seneng datang kesini,” ujar Muslih.
Persiapan yang dilakukan oleh para petugas KPPS ini, tak sekedar mempersiapkan lokasi yang akan dijadikan tempat pencontrengan. Jauh-jauh hari, mereka sudah pula mempersiapkan sosialisasi mekanisme pemberian suara, sampai pada penyampaian undangan memilih.
Sistem baru pemberian suara, ternyata cukup menguras energi petugas untuk menyampaikannya pada warga. Seperti diakui Ketua KPPS 05 Manggarai, Sugeng.
“Pas sosialisasi itu, kasian liat pemilih yang sudah tua. Pada kebingungan liat surat suara yang besar. Belum lagi mereka mengalami kesulitan saat melipatnya. Tapi kami sudah antisipasi, kalau susah nanti bisa dibantu petugas untuk melipat,” kata Sugeng.
Kekhawatiran Sugeng wajar saja. Sebab, di TPS-nya sebagian besar pemilih merupakan para lanjut usia.
Para petugas KPPS ini mengaku sudah beberapa kali menjadi seksi sibuk pemilu. Apa yang mereka rasakan? “Ada kesenangan dan kepuasan, karena ikut nyiapin pesta demokrasi lima tahunan,” ujar Sugeng, yang hari ini membolos kerja demi menyiapkan hari H besok.
Para petugas KPPS ini dibayar Rp 200.000 -Rp 225.000 . Untungnya, sehari menjelang pemilu, uang lelah mereka sudah beres. Meskipun, bukan uang semata yang memuaskan mereka.
Tugas berat menanti. Malam ini memastikan segalanya siap, dan esok hari mengawal pemungutan hingga penghitungan suara yang kemungkinan hingga tengah malam. Maka, ucapan terima kasih sudah selayaknya dilayangkan.
sumber:
kompasCetak

mantap deh
makasih ya para petugas kpps…. *mumpung belum jadi caleg*