jump to navigation

Gallery Jakarta Februari 2007 February 3, 2007

Posted by witart in diagnosis.
trackback

Tematik : banjir – stasiun tawang

[1] KA Berenang -1

JAKARTA, KOMPAS – Akibat banjir yang melanda Jakarta, transaksi perbankan sempat terganggu. Agar transaksi kliring dan lainnya tetap terlaksana, Bank Indonesia memperpanjang waktu pelayanan.
sumber : kompasOnline

[2] KA Berenang -2

EVAKUASI PENUMPANG KA: Tim SAR mengevakuasi para penumpang kereta api di sebuah stasiun KA di Jakarta yang tergenang banjir, Jumat. Sejumlah stasiun KA di Ibu Kota tergenang air sehingga mengganggu arus lalu lintas kereta.

http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=123674

[3] Ibukota mencuci diri -1

03/02/2007 01:49, Banjir yang menggenangi berbagai wilayah di Ibu Kota sampai tadi malam belum juga surut. Kemacetan juga masih berlangsung di beberapa ruas jalan sehingga kendaraan hanya bisa berjalan merayap.

http://www.liputan6.com/view/6,136891,1,0,1170465415.html

[4] Ibukota mencuci diri -2

02/02/2007 17:05, Arus kendaraan dari Cawang menuju Semanggi dan sebaliknya macet parah akibat banjir di kawasan Jalan Arteri Gatot Subroto. Sebuah pohon di depan Gedung LIPI tumbang memperparah situasi.

http://liputan6.com/view/6,136873,1,0,1170441486.html

[5] Ibukota mencuci diri -3

Comments»

1. Buky Saputra - October 3, 2007

semua pada SAKIT, gue rasa kalo semua kagak SAKIT pasti semua pada bisa mikir dan merenungi semua yang terjadi dan yang akan terjadi………!
Kapan semua nya nggak pada SAKIT…………………..

2. witart - May 10, 2008

Halo, Buky, saya pikir blog saya tidak ada yang baca. Jadi response saya telat.

Menurut teman-teman, kita memang harus mulai belajar prihatin, mengingat industri kita kalah jauh dengan China. Bangsa China merupakan bangsa yang prihatin. Kondisi mereka saat ini sedang bangkit, seperti ketika USA di akhir abad 19 (jamannya Laura Ingalls), atau seperti bangsa Jepang, setelah kalah perang di PD II sekitar 1945.

Anehnya, hidup di dunia ini, dalam keprihatinan, justru kita bisa memperoleh kekuatan. Seperti ketika USA menggusur dominasi Kerajaan Inggris, seperti Jepang menggusur ekonomi USA dan Eropa, sehingga bangsa Eropa harus hidup hati-hati. Dan sekarang orang Eropa memetik buahnya. Matauang Euro lebih dihargai dari USDollar. Dan sekarang kembali USA digusur oleh China.

Jika kita bisa mengelola keprihatinan kita, melihat kekalahan produk-produk kita dlam bersaing dengan produk China, bukan tidak mungkin kita bisa menyusul BRIC (Brasil, Russia, India dan China). Tapi, ya itu, kita harus rajin meningkatkan kompetensi kita, mulai menghargai dan melakukan riset untuk keunggulan produk-produk kita. Kita pinggirkan sikap boros, seperti membiarkan banjir di Jakarta, dan kota-kota lain di Indonesia.

Kita juga harus mengurangi sumbangan bagi kemacetan jalanan, seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, dan kota-kota besar lainnya. Kemacetan itu akan menyumbang pemborosan BBM secara sia-sia. Kita ndhak usah bergaya, pakai maen golf segala. Sekali main, setiap peserta dikenakan minimal 50 juta, dan itu dilakukan di jam kerja. Apa itu bukan pemborosan ?

Pemborosan BBM, jam kerja, lifestyle yang tidak bermanfaat, perilaku yang menyebabkan longsor dan banjir, seperti membuang sampah sembarangan dan penebangan hutan. Itu akan mengurangi keunggulan daya saing kita, yang ujung-ujungnya kita akan semakin terpuruk, sambil merenungi nasib, kenapa kita kena musibah. Padahal emua itu berasal dari ketidak tahuan kita.

salam,

wa

3. eca - November 28, 2008

aqkui hanyaq diam


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.